Thursday, June 19, 2008

Bandung = Parijs van Java

Bandung.
Selama 2 hari gw di Bandung bersama dengan kawanan "Gading-Sunter-BSD ceria" (aka: gw, Ririn, Ce, Dela, Acid, en Suri), gw cuman bisa membuktikan beberapa kebegoan.

Hal2 bego itu terbukti dari kegiatan2 yang kami lakukan selama di Bandung itu.

1. Makan
2. Belanja kue
3. Makan
4. Liat2 FO (factory outlet)
5. Makan
6. Tidur
7. Makan

PS: padahal, tujuan resmi dari perjalanan ini adalah nemenin Ririn ama Acid ngambil kit di ITB dan lain2 urusan ITB.


SUBJECT #1: MAKAN.
We eat to live.
We live to eat.
Either way, eating's never a bad thing.

Segala macem makanan pun dicobain dalam waktu yang singkat, padat, dan ga jelas.
Semua demi wisata kuliner spontan.

Dari sarapan siomay goreng di Batagor Kingsley.
Ampe makan lomie di Lomie Karuhun.
Ampe rela jauh2 ke Kampung Daun

Sampai di suatu "hari pertama di Bandung"...
dimana terjadilah suatu tragedi.

Dimana kami meninggalkan berkas di hati semua pegawai dan pengunjung Restoran Qua-Li cabang Paris van Java.

...dengan menghabiskan 1 nasi goreng Yang Chow, 1 nasi goreng seafood, 2 kwetiaw goreng Qua-Li, 1 kung pao chicken, 1 buncis masak sapi, 5 teh anget, dan 1 es teh tawar...

Semua itu dalam waktu kurang lebih...
bila dihitung mulai dari pertama kali makanan diletakkan di meja untuk pertama kalinya...

A mere 20 minutes.


Bener aja lo.
Waktu itu abis dari Kampung Daun.
Setelah nangsel pake 1 wedang ronde, 2 potong serabi coklat-keju, dan beberapa butir poffertjes serta bitterballen segede kelereng...

Kami pun turun.
Menuju ke Cihampelas.
Liat2 FO yang ternyata ga terlalu seru isinya.

Terus, atas protes Dela yang ribut kelaperan, kami pun nyari Paris van Java - mall baru di Bandung yang katanya bagus banget.
Kayak gini ternyata:


Pic looks kinda trashy but it's a beautiful outdoor place equipped with the fresh air you can never get in Jakarta.
Masuk ke "places to visit in Bandung" XD

Terus nyari makanan deh.
Karena budget yang terbatas, akhirnya setelah muter2 di deretan kafe dengan harga yang minta digigit, kita balik ke basement dan menemukan suatu Chinese resto bernama Qua-Li.

Lalu, karena kelaparan dan ke-bar2-an yang sangat, kami pun memesan menu2 di atas...
Dan pas piring nasi goreng pertama mendarat di meja...

Semua sendok, garpu, dan sumpit melayang.
Dalam waktu kurang dari 30 detik, sepiring nasgor Yang Chow terbagi rata di piring masing2.

Begitu pun terjadi pada menu laen.
Tinggal hukum rimba aja: siapa cepet, dia dapet.

Semua itu terus berlangsung selama 20 menit penuh, makan non-stop kayak anak2 nyasar di hutan belantara selama seminggu dan ga makan proper food.

I could swear, if stares can burn, we'd be well-done from the stares of the waiters, waitresses, and the other customers. They just couldn't take their eyes off us, could they?

...
...
......

LHA IYA LAH!!!
Di ujung dunia mana yang bisa terjadi "6 anak cewek Jakarta menyerbu sebuah Chinese resto di Bandung dan makan dengan bar2, memecahkan rekor makan terbanyak dan tercepat sepanjang sejarah MURI"?!

Ajaibnya lagi, berkat kartu member Nadia-senpai (yg sekarang lagi kuliah di ITB dan ditemui di lokasi sana), semua itu bisa didapat dengan harga 120k.

Aku cinta restoran ini.
Recommended buat manusia2 ga beradab yang pengen makan murah, meriah, dan enak kayak group "Gading-Sunter-BSD ceria" ini.


Abis itu, ternyata Suri tercinta bersedia menawarkan Gelato Bar untuk kami semua.
Mendengar kalimat "gw traktir", 5 makhluk yang benernya udah makan kayak setan ini pun menunjukkan tangan, pertanda bahwa "kami bersedia makan lagi demi ice cream gratis".

Tengkyu Sur. Gelato Bar-nya mantep!

Hasil pengamatan dari subject #1:
kami memang makhluk2 barbar.

SUBJECT #2: BELANJA KUE
We're competitors.
When we compete, we win.

Ini terjadi di hari kedua, alias kemaren pagi dimana 6 anak gila dalam mobil Kijang ini berlomba dengan 1 bus penuh tante2 (dari yang hebring ampe yang bertato)...

...belanja kue.
Ya, kue.
Bawean, Kartika Sari, Prima Rasa, Amanda, you name it, we've been there.

Dan untuk mendapat berbagai macam kenikmatan bolu tutti frutti, brownies, rhumball, bagelen, dan kue lumpur itu, kami harus rela didorong2, disikut, keinjek, dan menerima perlakuan semena2 laennya dari gerombolan tante menyeramkan itu.

Tapi pada akhirnya, perjuangan berakhir dengan sekantong gede kue di tangan.

Hasil pengamatan dari subject #2:
Ce adalah manusia super yang bisa ambil kue, ngantri, dan bayar semua kue di antara kerumunan tante napsu itu, dalam waktu kurang dari 3 menit saja.

Such a miracle, no?


SUBJECT #3: MAKAN
See subject #1.

SUBJECT #4: LIAT2 FO (FACTORY OUTLET)
Wee little peek won't hurt.
But when it comes to the Z,
it's out of the Q.

Dariiiiii semua baju yang gw put my interest on (baca: liat yang keren, pick up, liat harga, liat merek, trus balikin ke gantungan)...

99% yang gw ambil dari gantungan turned out to be ZARA.


Ya. Zara.
Sekarang barang Bandung pun udah naek ke level Zara, Mango, dan Calvin Klein.

Dan dari semua barang yang gw ambil en pikir "this is nice", pas gw liat labelnya, semuanya Zara.
Sisanya beberapa biji klo ga Mango, Calvin Klein, dan Esprit.

Sayangnya, selera gw bertentangan dengan isi dompet gw dan petuah nyokap "dilarang beli baju".
Maka Acid pun jadi korban yang gw suru beli baju pilihan gw.
Ga pa pa lah Cid.
Bagus kan bajunya?
Hehehe.
Kapan2 gw pinjem ya.

Hasil pengamatan subject #4:
I've got the mighty Zara touch.

SUBJECT #5: MAKAN
See subject #3.

SUBJECT #6: TIDUR
It's where we lay our heads
upon the pillows
But did we have one?

Tempat kami spent the nite adalah Hotel Wisma Dago, deket mampus ama ITB.
Secara emang tempat itu bakal cuma buat tidur dan mandi, emang kita ga perlu nyari yang fancy.
Yang penting ada bed, ada AC, ada TV, dan bathroom.

Di kamar itu, ada 2 bed.
Di kamar itu, ada gw + Acid, trus Ririn.
Di kamar itu, cuman ada 2 bantal.

Jadi gw pun tidur tanpa bantal.
Dan malah sempet ketiduran pas rosario (dalam posisi duduk lo).

Hasil pengamatan subject #6:
I can sleep with or without proper equipments.

SUBJECT #7: MAKAN
See subject #5.

Well that's all folks.
Pulang dari Bandung, mampir ke tukang jait untuk ngepas baju cosplay terbaru.

Dan I could've sworn sekarang rok gw jadi sempit banget karena makan melulu selama 48 jam terakhir.
Moga2 tar tanggal 20, baju Alice gw masih muat.
Amin.


0 comments:

Post a Comment

<< Home